Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik Supaya Dilirik oleh Rekruter!
![]() |
Membuat CV yang menarik berarti sangat penting agar lamaran kerja cepat diproses oleh perusahaan yang dituju. Rasanya frutasi sekali kan jika puluhan atau bahkan ratusan lamaran yang dikirim ke perusahaan tersebut sama sekali tidak direspon dan tidak diberitahu statusnya? Bisa jadi itu karena CV atau resume kamu dianggap kurang menarik bagi rekruter.
Fasliah akan menguraikan cara membuat CV yang menarik sehingga rekruter tidak mudah mengabaikan CV kamu. Selain itu akan ada tips dan cara agar lamaran mu benar-benar sampai dan direspon oleh perusahaan. Artikel ini juga disertai dengan link dowload CV gratis dengan format word untuk memudahkan proses pencarian kerja mu!.
Pengertian CV dan Kegunaannya Serta Perbedaannya Dengan Riwayat Hidup dan Resume
Baca juga : Contoh Pantun Agama Islam Tentang Rukun Islam
- Kesan Pertama. Sudah menjadi pengetahuan dasar bahwa kesan pertama adalah yang terpenting dalam suatu hubungan. CV berguna untuk membuat kesan pertama yang baik dimata rekruter
- Alat Seleksi. CV sangat menetukan apakah kamu akan berhasil melaewati seleksi atau tidak. Terlebih lagi perusahaan yang mempunyai kredibilitas mempunyai sistem rekrutmen yang dapat menyaring informasi dari CV secara instan. Kemudian dari penyaringan itu akan ditetapkan apakah lamaran tersebut lolos atau tidak.
- Bank Informasi. Dari berkas-berkas lamaran yang digabungkan dalam 1 amplop/map besar, rekrutmen tidak mungkin akan mengecek satu-persatu berkas lamaran yang dikumpul apalagi jika berkas yang dikumpulkan sangat banyak. Rekrutmen akan melihat informasi di CV terlebih dahulu, dan kemudian mengecek berkas lainnya untuk memastikan apakah informasi dalam CV tersebut dapat dipercaya atau tidak.
- Perencanaan Masa Depan. CV juga berfungsi sebagai alat untuk mengukur sejauh mana pencapaian yang sudah dikerjakan. Walau misalkan tidak digunakan untuk melamar pekerjaan, CV dapat digunakan untuk menjadi tolak ukur perencanaan karir ataupun pencapaian kedepannya.
- Referensi. Ketika tahap wawancara berlangsung CV sangat berguna sebagai referensi untuk mengecek kebenaran yang disampaikan oleh pelamar dalam menjawab pertanyaan. Selain itu dari informasi yang tercantum dalam CV, rekruter dapat membuat pertanyaan yang relevan sesuai dengan latar belakang si pelamar.
- Perbandingan. Lamaran yang diterima oleh perusahaan pastilah tidak sedikit. Perusahaan dengan tenaga yang profesional pasti menerima ribuan lamaran karena ketertarikan yang besar pada perusahaan. CV berperan penting menjadi perbandingan antara satu pelamar dengan pelamar lainnya. Dengan demikian proses seleksi akan lebih mudah dan hemat waktu.
- Alat Seleksi. CV pelamar mempermudah perusahaan dalam menyaring kandidat karyawan terbaik. Sudah pasti diantara ribuan pelamar. Dengan alat screening yang dimiliki perusahaan, informasi dari CV bisa disaring menjadi data yang lebih mudah untuk dikelola sekaligus.
Membuat CV Tanpa Pengalaman Kerja (Freshgraduate)
Tips Membuat CV yang Menarik dan Eye Catching
- Informasi nama, kontak dan nomor telepon serta alamat email. Jika perlu cantumkan media sosial profesional seperti profil linkedin dalam CV. Ini penting karena dengan informasi tadi rekruter dapat dengan mudah mengingat nama dan menghubngi pelamar. Linkedin perlu dipertimbangkan karena pekerja profesinal menggunakan media sosial ini untuk bersosialisasi dengan pekerja profesional lainnya diseluruh dunia.
- Foto Diri. Dalam CV ATS ataupun non ATS biasanya foto diri (baik itu formal dan semi formal) biasanya akan disertakan. Foto akan membuat CV sedikit menarik dan memberi gambaran pada rekruter tentang si pelamar.
- Singkatan Perkenalan Diri. Dibawah foto, nama, kontak-kontaj biasanya akan dituliskan perkenalan singkat mengenai pribadi diri pelamar. Perkenalan ini harus ringkas karena fungsinya hanya sebatas gambaran mengenai pelamar yang antusias ataupun bersemangat mencari pekerjaan.
- Pengalaman Kerja (khusus bagi yang sudah pernah bekerja). Sudah masuk kestruktur inti dari CV. Jika sudah pernah bekerja maka pengalaman bekerja harus dicantumkan diawal setelah perkenalan singkat. Jika pelamar adalah lulusan baru makan bagian ini tidak perlu dibuat dan langsung saja cantumkan bagian selanjutnya yakni pendidikan.
- Pendidikan. Cantumkan jenjang pendidikan yang telah ditempuh, untuk meringkas ruang cantumkan saja pendidikan menenagah (SMA/SMK/MA) sampai dengan pendidikan tinggi. Tidak perlu mencantumkan informasi pendidikan dari SD dan SMP. Sertakan juga tahun masuk dan kelulusan, jurusan serta nilai akhir (IPK) dibagian ini.
- Prestasi Akademik, Penghargaan dan Organisasi. Dibagian pendidikan pelamar sudah bisa mencantumkan prestasi akademik dan organisasi yang diikuti selama menempuh pendidikan. Jika pernah mengikuti OSIS dan mendapatkan rangking 1 dikelas, maka cantumkan pencapaian tersebut dibagian pendidikan SMA.
- Keterampilan dan Skill. Bagian ini penting terutama terutama jika pelamar adalah lulusan baru. Cantumkan keterampilan yang pelamar punya. Skill dan keterampilan tersbeut harus didukung dengan sertifikat. Jika pelamar ahli dalam bidang tertentu namun tidak memiliki sertifikat, maka ambillah sertfikasi keahlian gratis yang bisa diikuti di Internet, seperti linkedin Course dan Google Garage.
- Kegiatan Magang. Magang baik itu mahasiswa ataupun sebagai siswa SMA/SMK sangat penting untuk dicantumkan dalam CV. Jelaskan posisi dan keterampilan yang didapat selama magang tersebut.
- Organisasi dan Kegiatan. Sebutkan organisasi dan kegiatan yang pernah diikuti. Uraikan poin-poin pencapaian mu dalam organisasi ini seperti menjadi ketua, seketaris ataupun anggota. Sebutkan event atau acara yang pernah kalian selenggarakan dan sebutkan bentuk keterlibatan mu dalam acara tersebut. Bagian ini penting untuk menujukkan sisi kepemimpinan si pelamar.
- Penelitian dan Projek. Jika lulusan strata 1 maka cantumkan judul skripsi karena itu merupakan jurnal penelitian dan salah bentuk pencapaian akademik. Jika saat SMA/SMK pernah terlibat dalam suatu projek (seperti kegiatan amal dan kompetisi) maka cantumkan dan jelaskan bentuk keterlibatan mu dalam projek tersebut.
- Referensi. CV yang profesional bahkan jika itu dibuat tanpa pengalam kerja biasanya mencantumkan kontak berupa email atau nomor telepon yang bisa dihubungi oleh perusahaan untuk menanyakan kebeneran informasi dalam CV. Biasanya referensi diisi email dosen atau rekan kerja/organisasi. Penting untuk menanyakan kesediaan mereka sebelum mencantumkan kontak mereka didalam CV demi menjaga privasi.
- Format. Buatlah CV dalam dokumen yang teroganisir dan rapi sehingga tampak profesional. Selain itu pastikan keseluruhan unsur dalam CV tersebut konsisten. Misalnya jika judul menggunakan ukuran 14px maka kesluruhan judul dalam CV harus berukuran 14px
- Font nyaman dan profesional. Gunakanlah font yang nyaman dibaca sekaligus terlihat formal dalam CV. hal ini akan menunjukkan profesionalisme pelamar.
- Pastikan Sekali lagi. Cek jika masih ada typo atau salah ketik, spasi yang tidak beraturan dan margin yang tidak sesuai.
- Sesuaikan Penggunaan. Gunakan CV ATS (Applicant Tracking System) yang bersih, mudah dibaca dan terstruktur tanpa memperkaya nya dengan desain apabila digunakan untuk melamar dibidang yang tidak ada kaitannya dengan dunia kreatif. CV Non ATS yang kaya dengan warna dan desain yang menarik biasanya digunakan jika jumlah pelamar (saingan) tidak banyak dan bidang yang dilamar berkaitan dengan bidang kreatif.
Baca juga : Anime Underrated Terbaik! Wajib Tonton
![]() |

